Backpacking ke Eropa Timur dan Destinasinya

Siapa yang tidak ingin jalan-jalan ke Eropa? Tentu setiap orang punya mimpi bisa jalan-jalan ke Eropa. Salah satu destinasinya adalah Eropa Timur. Sebuah  wilayah bagian dari benua Eropa yang penuh dengan nilai sejarah. Salah satunya situs budaya peninggalan Ottoman ini menjadi tempat yang harus dikunjungi jika berbacpaking. Hal yang perlu dipersiapkan untuk backpacking ke Eropa Timur adalah.

1. Tiket Pesawat

Sebagai backpacker, wajib untuk selalu memantau promo tiket pesawat. Banyak maskapai penerbangan yang menyediakan diskon dan promo menarik lainnya. Biasanya tiket yang sering promo berangkat tidak dari Indonesia, misalnya dari negara tetangga. Tak masalah asal rute penerbangan masih mudah dijangkau dan promo tiket tersedia. Masukkan tanggal destinasi dan cari kota terdekat dan besar di Eropa. Nanti setelah sampai di Benua Eropa tinggal menyiapkan transportasi yang ada disana.

2. Visa

Jika sudah memiliki passport maka selanjutnya adalah mengurus visa. Untuk menginjakkan kaki di Benua Eropa seseorang membutuhkan visa schangen. Cara mengurus visa shangen bisa langsung datang ke kantor perwakilan Eropa bagian kepengurusan visa. Biaya yang dibutuhkan untuk visa sekitar Rp1.250.000,-. Seseorang yang mengurus visa shangen via biro tour tetap saja harus hadir saat mengisi berkas dan dokumen ke kantor pengurusan visa Eropa di Jakarta. Dan visa schangen tersebut berlaku hanya 3 bulan setelah visa dikeluarkan.

3. Alat Transportasi di Eropa

Ada beberapa alternatif transportasi darat di Eropa yang bisa dipilih. Bisa dengan menyewa mobil, namun harga sewa mobil sangat tinggi. Ada juga kereta yaitu eurotrail, pilihan paket tiket kereta ini bisa disesuaikan dengan perjalanan nantinya. Selain itu ada juga bus. Para backpaker bisa memesan tiket bus di flixbus dot com. Jika naik kereta, seorang backpacker bisa menikmati pemandangan Eropa yang sangat menakjubkan. Jika menggunakan bus maka akan disuguhkan jalur jalan Eropa, perjalanan menggunakan bus memakan waktu yang lama, namun tetap menyenangkan melintasi kota-kota di Eropa.

4. Penginapan

Penginapan harus dipesan jaug hari sebelum backpacking ke Eropa Timur. Ada beberapa web penyedia jasa penginapan. Harus menyesuaikan dengan budget dan melihat keunggulan penginapan tersebut apakah sesuai dengan harganya. Biasanya para backpacker lebih memilih hostel atau motel untuk memilih penginapan. Selain u=murah tersedia juga dapur untuk bisa memasak sendiri.

5. Perbekalan

Soal makanan di Eropa sangat susah mencari makanan sesuai selera lidah Indonesia. Sebaiknya saat akan berangkat bawalah beberapa mie instan yang tinggal seduh sebagai penyelamat dikala lapar. Jangan lupa pula bawa peralatan makan sendiri seperti tempat minum, tempat makan, sendok, dan sebagainya.

6. Persiapan Lainnya

Selain itu persiapkan pula bekal obat-obatan yang diperlukan. Karena saat sedang menikmati perjalanan kemudian di jalan sakit ringan melanda, maka obat yang sudah dibawa menjadi penyelamat tanpa harus repot mencari lagi. Selain disana harganya mahal, jika sampai masuk rumah sakit harus memiliki asuransi kesehatan. Maka menjaga kesehatan sangat penting. Bawa pakaian juga sesuai musim yang ada saat backpacking. Jika dalam musim panas, maka bawalah pakaian yang simple dan nyaman.

7. Destinasi Eropa Timur

Ada beberapa alternative destinasi backpacking ke Eropa Timur, yaitu Budapest, Hungaria, melihat castle yang sangat menawan. Praha, Republik Ceko, sebuah kota cantik yang wajib dikunjungi. Hallstatt, masuk ke daftar UNESCO sebagai World Heritage Site. Sebuah kawasan desa yang ada di depan danau dan dikelilingi pegunungan es. Seakan berada di negeri dongeng, sungguh menakjubkan.

Dengan merencanakan tujuan ke Eropa Timur maka pilihan backpacking menjadi alternatif low cost secara keseluruhan. Yang dibutuhkan adalah peta serta persiapan yang sempurna.